Ketika menjalani masa-masa kehamilan, Bunda tentu akan merasakan banyak perubahan pada tubuh, salah satunya yang paling menonjol adalah membesarnya ukuran perut. Oleh sebab itu, mau tidak mau harus menyesuaikan pakaian yang Bunda kenakan dengan kondisi tubuh.
Memasuki usia kehamilan tiga bulan, saatnya Bunda mengganti baju-baju modis dengan baju khusus ibu hamil. Bunda mungkin berpikir, apa gunanya membeli baju khusus selama 6 bulan ke depan? Tak perlu khawatir, ada kok cara hemat namun tetap tampil stylish selama hamil. Simak saja tips beli baju hamil berikut ini.
Agar tetap hemat, belilah baju yang sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Namun selama pakaian yang biasa Bunda pakai tidak menyiksa area perut, tidak masalah jika Bunda tetap memakainya.
Apabila kehamilan sudah semakin besar dan Bunda tidak memiliki pakaian yang longgar, barulah Bunda perlu membeli baju hamil. Saat membelinya, sesuaikan juga baju yang ingin Bunda beli dengan kondisi keuangan. Jangan boros dan terlalu antusias saat membeli baju hamil.
Sebelum membeli pakaian hamil, periksa dulu pakaian yang ada di dalam lemari. Apabila Bunda memiliki kemeja oversized atau loose shirt, Bunda bisa menggunakan kedua model pakaian tersebut sebagai pengganti baju hamil. Jadi, uang Bunda bisa digunakan untuk keperluan lainnya atau ditabung untuk kebutuhan si kecil nanti.
Cara lain yang bisa Bunda coba untuk menghemat pengeluaran untuk membeli baju hamil adalah dengan menggunakan pakaian suami. Kaus, kemeja, atau hoodie suami yang berukuran besar bisa menjadi alternatif jika Bunda hanya ingin bersantai di rumah.
Terakhir, belilah baju hamil sekaligus menyusui. Mengingat ukuran tubuh wanita biasanya masih belum kembali normal setelah dua sampai tiga bulan setelah melahirkan, kemungkinan Bunda masih harus menggunakan pakaian hamil sampai ukuran tubuh kembali normal. Untuk itu, sebaiknya pilihlah baju hamil yang busui friendly agar Bunda tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli baju menyusui.
Barangkali, yang cukup membuat ibu hamil berkecil hati adalah terbatasnya model pakaian yang tersedia. Jangan khawatir. Daripada mengeluarkan anggaran tinggi untuk membeli pakaian yang hanya dikenakan selama hamil, Bunda dapat membeli beberapa aksesoris, yang bisa dipadu-padankan dengan pakaian Bunda sehari-hari. Ibaratkan pakaian tersebut sebagai kanvas kosong. Bunda dapat mendapatkan beragam tampilan hanya dengan mengubah dan memadu-padankan aksesoris. Coba aksesoris seperti gelang tebal, jilbab beraneka model, jaket, kalung atau scarf.
Demikianlah beberapa tips beli baju hamil yang perlu Bunda perhatikan agar tetap hemat. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar kehamilan atau parenting, download saja aplikasi Sehati di App Store atau Play Store. Semoga bermanfaat!
Bunda mungkin ingat beberapa waktu lalu Chrissy Teigen, istri dari penulis lagu dan penyanyi John…
Pandemi Covid-19 berdampak pada kita semua. Namun, tahukah, Bunda, bahwa pandemi ini memiliki konsekuensi tersendiri…
Neonatal intensive care unit atau biasa disingkat NICU adalah ruang perawatan intensif bagi bayi yang…
Tidak ada seorang ibu atau ayah yang ingin melahirkan bayi prematur. Akan tetapi, beberapa orangtua…
Vaksinasi Covid-19 terus digencarkan pemerintah untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Di tengah program…
Masa nifas atau postpartum kerap menjadi masa yang sulit bagi ibu baru. Adaptasi, rasa sakit…