Setelah melahirkan bayi, satu tugas ibu selesai. Namun, momen tersebut juga merupakan titik awal perjalanan untuk merawat si kecil. Pada masa pertama kehidupannya, bayi sangat memerlukan perhatian yang eksklusif dan serius. Salah satunya, memperoleh asupan nutrisi utama berupa ASI (Air Susu Ibu) yang cukup dari ibu.
Selain itu, ada beberapa keputusan lain yang perlu dipertimbangkan setelah bayi lahir. Keputusan yang tepat akan berdampak positif terhadap kesehatan dan pertumbuhan bayi selanjutnya. Berikut di antaranya:
Pada saat lahir, kondisi bayi masih rentan. Oleh karena itu, dukungan seorang dokter anak sangat diperlukan. Dokter dapat memantau kondisi bayi secara keseluruhan dan memberikan saran-saran yang tepat jika terjadi masalah kesehatan.
Bunda juga bisa memilih dokter anak sebelum melahirkan. Dengan demikian, ada relasi yang terlebih dahulu terjalin. Memilih dokter anak tidak bisa dibilang mudah. Bukan hanya kualitasnya, cara berkomunikasinya juga perlu diamati supaya sesi konsultasi dapat berlangsung dengan nyaman.
Persoalan menyusui kerap menjadi tantangan bagi sebagian Ibu, khususnya yang baru pertama kali melahirkan. ASI yang tidak deras, misalnya, dapat menyurutkan semangat Ibu untuk memberikan asupan nutrisi berharga kepada bayi pada 6 bulan pertama.
Oleh karena itu, calon Ibu perlu mempersiapkan diri dengan berbagai informasi yang lengkap seputar seluk-beluk menyusui. Selain itu, beberapa keperluan lain juga perlu dipersiapkan, seperti peralatan memompa ASI dan baju menyusui.
Kontroversi mengenai pemberian vaksin pada bayi cukup mengemuka beberapa waktu terakhir. Ada orangtua yang menolak memberikan vaksin kepada anak karena alasan tertentu. Padahal, vaksin sangat bermanfaat untuk kekebalan tubuh bayi terhadap virus.
Nah, pada saat bayi baru lahir, Bunda perlu mengambil keputusan yang tepat mengenai hal ini supaya dapat terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
Tantangan lain yang dihadapi oleh Bunda yang bekerja di luar rumah adalah memutuskan siapa yang akan merawat bayi setelah masa cuti berakhir. Bunda dapat mengajukan resign ke tempat kerja untuk merawat bayi sepenuh waktu. Namun, Bunda juga bisa mencari alternatif lain, seperti memanfaatkan jasa daycare atau mencari babysitter yang bertanggung jawab.
Nah, hal-hal inilah yang perlu diperhatikan secara serius usai melahirkan. Dengan demikian, kesehatan dan keselamatan bayi tetap terjamin. Informasi lain tentang kehamilan dan kelahiran juga bisa didapatkan melalui aplikasi Sehati yang dapat diunduh di Play Store atau Apple Store. Bunda juga bisa like Facebook dan followInstagram Ibu Sehati untuk membaca berbagai informasi terkini
Bunda mungkin ingat beberapa waktu lalu Chrissy Teigen, istri dari penulis lagu dan penyanyi John…
Pandemi Covid-19 berdampak pada kita semua. Namun, tahukah, Bunda, bahwa pandemi ini memiliki konsekuensi tersendiri…
Neonatal intensive care unit atau biasa disingkat NICU adalah ruang perawatan intensif bagi bayi yang…
Tidak ada seorang ibu atau ayah yang ingin melahirkan bayi prematur. Akan tetapi, beberapa orangtua…
Vaksinasi Covid-19 terus digencarkan pemerintah untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Di tengah program…
Masa nifas atau postpartum kerap menjadi masa yang sulit bagi ibu baru. Adaptasi, rasa sakit…